Friday, November 20, 2015

IndiHome - fiber optik atau tembaga ?


Pada IndiHome 3P 100% Fiber, Media Akses (jaringan kabel), yang digunakan adalah serat optik. PT Telkom menggunakan teknologi GPON (Gigabit Capable Passive Optical Network) pada akses networknya untuk memberikan layanan ini. Perangkat terminasi optik disisi pelanggan adalah ONU / ONT (Optical Network Unit/Optical Network Termination)

Sedangkan pada area layanan yang belum terjangkau fiber optik dari PT Telkom, diberikan media akses kabel tembaga, dengan menggunakan teknologi ADSL2+ (Asymetric Digital Subscriber Line) . Perangkat Akses disisi Telkom adalah MSAN (Multi Service Access Network) atau DSLAM (Digital Subscriber Line Access Multiplexer) dan perangkat disisi pelanggan adalah Home Gateway atau sering disebut modem ADSL.


Arsitektur IndiHome

Secara sederhana, arsitektur IndiHome, dapat digambarkan seperti dibawah : gambar pertama jika menggunakan fiber optic dan gambar kedua menggunakan tembaga sebagai media akses.

Ketiga layanan ini, dimanage dan dicontrol oleh Service Node yang berbeda. Sehingga, bisa terjadi salah satu dari layanan dapat digunakan sebagaimana mestinya, dan dua layanan yang lain bermasalah. Namun, jika jaringan aksesnya bermasalah, (misal : Rx power : -30 dBm), maka semua layanan akan bermasalah, walaupun bisa hidup.

IPTV(UseeTV cable) dilewatkan jaringan private, karena IPTV membutuhkan pengiriman data yang real time dan bandwidth yang digunakan harus dijaga agar tidak terjadi error dalam pengiriman data. Effek dari error selama transmisi data mengakibatkan kualitas video terganggu.

Fiber Optik

Pada IndiHome 100% Fiber, menggunakan teknologi GPON. Dengan teknologi ini, PT Telkom lebih mudah menawarkan internet kecepatan diatas 10 Mbps pada jaringan aksesnya. Selain itu, penambahan layanan (contoh : UseeTV) maupun add on internet yang membutuhkan bandwidth (contoh : CCTV)  lebih mudah disediakan.



Dari sisi Teknologi yang digunakan,  sebuah port PON memberikan kecepatan downstream 2.48 Gbps dan upstream 1.24 Gbps. Implementasi untuk IndiHome FTTH, satu port PON, maksimal di-split menjadi 32 ONT. Dengan demikian, rata-rata masing-masing ONT mendapat kecepatan downstream sebesar 78 Mbps.

Pada kenyataannya, besarnya kecepatan downstream dan upstream diatur sesuai dengan paket layanan. Misalnya : untuk paket IndiHome 10 Mbps, kecepatan downstream yang diberikan oleh Access Node adalah : 12 Mbps untuk internet, 6 Mbps untuk useetv 1 STB dan 1 Mbps untuk telepon, sehingga alokasinya adalah 17 Mbps.


Tembaga

Jika medianya tembaga, teknologi yang digunakan adalah ADSL2+ dengan node MSAN atau DSLAM. Dengan teknologi ini, PT Telkom menawarkan internet kecepatan maksimal 5 Mbps pada jaringan aksesnya.


Dari sisi teknologi yang digunakan, ADSL2+ memberikan kecepatan downstream 24 Mbps pada jarak  300 meter dan 512 Kbps pada jarak 5 km, dan ini masih tergantung pada kondisi jaringan. Dengan demikian, jika masih menggunakan teknologi ini, kurang flexible dalam mengembangkan berbagai macam layanan.

No comments:

Post a Comment