Tuesday, January 16, 2018

Fungsi Layer dalam Model OSI (bagian 2)

Transport Layer (Layer 4)

Fungsi Transport Layer
  • Process-Level Addressing : Pengalamatan di layer transport digunakan untuk membedakan antara program-program software, karena pada layer network memungkinkan terdapat beberapa software yang berbeda. Contoh port UDP dan port TCP.
  • Multiplexing and Demultiplexing : Layer transport dapat menerima beberapa aplikasi dari layer diatasnya. Beberapa aplikasi demultiplex / digabungkan menjadi single stream untuk dikirimkan. Disisi penerima, protocol menerima stream data dari datagram kemudian demultiplex dan dikirimkan ke aplikasi yang sesuai.
  • Segmentation, packaging and reassembly : Data yang sangat besar pada segment layer transport dibagi menjadi bagian yang lebih kecil untuk dikirim ke layer network pada sisi ‘source’(pengirim). Kemudian disisi penerima digabungkan kembali. Fungsi ini mirip dengan fragmentation pada layer nerwork, bedanya jika pada layer network, pesan disesuaikan dengan Batasan data link.
  • Connection Establishment, Management and Termination : protocol connection-oriented pada layer transport bertanggung jawab pada serangkaian komunikasi yang dibutuhkan untuk proses pembangunan hubungan, menjaga data yang dikirim dan menterminasi koneksi ketika tidak dibutuhkan lagi.
  • Acknowledgment and retransmission : Layer transport mengimplementasikan beberapa protocol yang memberikan garansi pengiriman data secara reliable, yang menggunakan beberapa Teknik seperti acknowledgment dan
  • Retransmission timer. Setiap kali data dikirim ditandai dengan time start; jika data diterima maka penerima mengirimkan acknowledgment ke pengirim sebelum waktu habis dan menandakan bahwa pengiriman data berhasil.
  • Flow Control : protocol layer transport yang mengirimkan secara reliable sering mengimplementasikan flow control.
Session Layer (Layer 5)

Session layer merupakan lapisan terendah terkait dengan aplikasi software, bukan merupakan perangkat jaringan.

Layer session memungkinkan perangkat menetapkan dan mengelola sesi. Secara umum, sesi adalah pertukaran logis yang terus-menerus dari dua proses aplikasi perangkat lunak, sehingga memungkinkan keduanya bertukar data dalam jangka waktu lama. Bisa dianalogikan dengan telepon yang menghubungkan dua orang

Tugas utama protokol lapisan sesi adalah menyediakan sarana yang diperlukan untuk memulai/mengatur, mengelola, dan mengakhiri sesi. Alat yang digunakan oleh layer session untuk memberikan perintah ke layer diatasnya berupa API (Application Program Interface).

API bisa berupa NetBIOS, TCP/IP Sockets and Remote Procedure Calls (RPCs). Terkadang antara istilah session dan connection menjadi membingungkan. Connection biasanya digunakan untuk layer tiga dan layer empat. Sebagai contoh TCP connection yang berlangsung lama, sehingga sulit untuk membedakan antara layer 4 dan 5.

Presentation Layer (Layer 6)

Jarang digunakan dan banyak koneksi yang tidak diperlukan.

Fungsi layer Presentation
  • Translation : Network dapat terhubung dengan tipe computer yang berbeda beda dalam waktu yang bersamaan : PC, Macintosh, system UNIX, dan lain lain yang berada pada network yang sama. Sistem-sistem ini mempunyai karakteristik yang berbeda-beda dan penyajian data dengan cara yang berbeda. Layer presentation menangani pekerjaan menyembunyikan perbedaan antara mesin
  • Compression : kompresi dan dekompresi dilakukan pada layer presentation untuk memperbaiki throughput data.
  • Encryption : Beberapa jenis enkripsi (dan dekripsi) dilakukan pada laye presentation untuk menjamin keamanan data saat melakukan perjalanan menuruni protocol pada layer-layer berikutnya. Contoh : Secure Socket Layer (SSL). Tidak semua enkripsi berada pada layer 6, beberapa enkripsi berjalan pada layer dibawahnya, contoh IPSec.
Application Layer (Layer 7)

Layer aplikasi adalah aplikasi yang digunakan oleh aplikasi jaringan. Program melaksanakan fungsi yang dilakukan oleh pengguna untuk menyelesaikan berbagai tugas melalui jaringan.

Yang dikatakan Application/ aplikasi pada model OSI tidak sama persis dengan aplikasi yang biasa kita katakan. Layer aplikasi menyediakan layanan untuk aplikasi pengguna. Contoh : saat kita menggunakan Browser web, software /perangkat lunak sebenarnya adalah aplikasi yang berjalan pada Laptop kita. Browser tidak benar-benar "berada" di lapisan aplikasi. Layanan yang ditawarkan oleh protokol yang beroperasi pada lapisan aplikasi, disebut Hypertext Transfer Protocol (HTTP). Perbedaan antara browser dan HTTP itu halus, tapi penting. Tidak semua aplikasi pengguna menggunakan lapisan aplikasi dari jaringan dengan cara yang sama.

Contoh protocol aplikasi : HTTP, FTP, SMTP, DHCP, NFS, Telnet, SNMP, POP3, NTP dan IRC

Referensi
  • The TCP/IP Guide, a comprehensive illustrated, Internet Protocol Reference, Charles M. Kozierok, Copyright © 2001-2005

No comments:

Post a Comment